C# Winforms vs WPF

Banyak sekali modul-modul applikasi yang dapat dibangun dan dipergunakan dengan menggunakan .Net C# Winforms. Winforms sendiri juga sudah merupakan framework yang bagus, sudah full-oop, event-driven dan stable. Namun mengapa Windows memutuskan untuk mengeluarkan framework yang lain, yaitu WPF, sebagai framework desktop lain di samping winforms? Berikut adalah perbedaan antara WPF dan Winforms.
  • Winforms sangat mendukung architecture pattern MVC (model-view-controller), sementara WPF lebih mendukung menggunakan architecture pattern MVVM (model-view-viewmodel)
  • Dalam arsitekturnya, Winforms adalah event-driven sementara WPF lebih mendukung binding
  • Component (control) dalam WPF lebih customizable dibanding Winforms
  • Struktur penulisan WPF adalah hampir sama dengan Silverlight, modul mirip flash yang dapat di-run dari browser
  • Winforms menggunakan Windows API dalam men-render UI sementara WPF menggunakan directX sehingga lebih lightweight (less resource)
  • Konstruksi UI winforms seluruhnya menggunakan codebehind, sementara WPF menggunakan XAML (walaupun dapat juga dilakukan dari codebehind)
  • Pada WPF terdapat control "Style", yang dapat di-reuseable sehingga user tidak perlu membuat usercontrol sendiri untuk me-style kan controlnya. 
Kesimpulannya, WPF lebih mendukung data binding, style-customizable dan lightweight UI render. Namun apabila user baru mempelajari programming, lebih disarankan untuk dimulai dengan Winforms, karena lebih mudah dipelajari daripada WPF.
Post a Comment